Materi Pendidikan Pancasila Kelas 5 SD Bab 1 Pancasila dalam Kehidupanku

PY Damoti. Sebagai ideologi negara, Pancasila harus menjadi acuan negara dalam menghadapi berbagai tantangan global dunia yang terus berkembang. Dalam berperilaku, kita berpedoman pada Pancasila. Pada era globalisasi ini kita tahu bahwa banyak budaya luar yang mungkin tidak sesuai dengan nilai nilai luhur yang terkandung dalam pancasila. Pancasila perlu disampaikan serta ditanamkan pada diri generasi generasi muda agar kita sebagai masyarakat indonesia memiliki nilai luhur dan menjadi pemuda yang berpancasila.

Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi berikut diharapkan murid mampu:
1. Memahami kedudukan Pancasila sebagai pandangan hidup;
2. Menjelaskan nilai-nilai gotong royong;
3. Mengidentifikasi perbedaan karakteristik; serta
4. Menjelaskan cara berinteraksi dengan orang lain.

[pydamoti.blogspot.com] Materi Pendidikan Pancasila Kelas 5 SD Bab 1 Pancasila dalam Kehidupanku
Ilustrasi: PY Damoti

📚Materi Pendidikan Pancasila Kelas 5 SD Bab 1 Pancasila dalam Kehidupanku

Sejarah Pancasila

1. Pancasila adalah dasar negara Indonesia sekaligus pedoman hidup seluruh rakyat. Nilainya menjadi landasan dalam bersikap, bertindak, dan mengambil keputusan sehari-hari.

a. Pancasila sebagai dasar negara
Pancasila menjadi landasan hukum dan pemerintahan Indonesia

b. Pancasila sebagai pemersatu bangsa
Pancasila menyatukan keberagaman suku, agama, dan budaya

c. Pancasila sebagai pedoman hidup
Pancasila menjadi panduan bersikap dalam kehidupan bermasyarakat

2. Kronologi lahirnya Pancasila
a. 1 Juni 1945
Ir. Soekarno menyampaikan pidato lima dasar negara dalam sidang BPUPKI. Tanggal ini kini diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila.

b. 22 Juni 1945
Panitia Sembilan menyusun naskah Piagam Jakarta, tahap penting dalam perumusan dasar negara.

c. 18 Agustus 1945
Sehari setelah kemerdekaan, PPKI menetapkan Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia.

d. Hari Kesaktian Pancasila diperingati setiap tanggal 1 Oktober.
Untuk mengenang gugurnya para Pahlawan Revolusi dalam mempertahankan ideologi negara.

3. Nilai keteladanan para pendiri bangsa, sebagai berikut:
a. Beriman dan bertakwa
b. Berakhlak mulia
c. Nasionalisme
d. Gotong Royong
e. Musyawarah
f. Patriotisme

4. Penerapan nilai beriman dan bertakwa dalam kehidupan sehari-hari, sebagai berikut:
a. Berdoa sebelum dan sesudah belajar
b. Menghormati teman yang sedang beribadah
c. Tidak mengganggu kegiatan ibadah orang lain

5. Penerapan nilai berahklak mulia dalam kehidupan sehari-hari, sebagai berikut:
a. Mengucapkan salam kepada guru
b. Berkata jujur dalam segala situasi
c. Meminta maaf dan mengucapkan terima kasih

6. Penerapan nilai nasionalisme dalam kehidupan sehari-hari, sebagai berikut:
a. Ikut upacara bendera dengan tertib
b. Menjaga nama baik sekolah
c. Menggunakan produk dalam negeri.

7. Penerapan nilai gotong royong dalam kehidupan sehari-hari, sebagai berikut:
a. Piket kelas
b. Membantu teman belajar
c. Membantu orang tua di rumah.

8. Penerapan nilai musyawarah dalam kehidupan sehari-hari, sebagai berikut:
a. Diskusi kelompok
b. Pemilihan ketua kelas
c. Menentukan jadwal piket secara bersama-sama.

9. Penerapan nilai patriotisme dalam kehidupan sehari-hari, sebagai berikut:
a. Belajar dengan sungguh-sungguh
b. Menjaga fasilitas sekolah
c. Mengikuti aturan dengan disiplin.

A. Pancasila dalam Kehidupanku dan Menjadi Kebiasaan Hidupku

1. Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.

2. Makna Lambang Garuda Pancasila

[pydamoti.blogspot.com] Makna Lambang Garuda Pancasila
Garuda Pancasila
 
3. Pancasila sebagai dasar negara memiliki arti bahwa Pancasila dijadikan sebagai petunjuk arah untuk semua kegiatan atau aktivitas dalam kehidupan sehari-hari.

4. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, sebagai berikut:
a. Nilai ketuhanan
b. Nilai kemanusiaan
c. Nilai persatuan
d. Nilai kerakyatan
e. Nilai Keadilan

5. Pengamalan nilai-nilai pancasila sila pertama (Nilai Ketuhanan) dalam kehidupan sehari-hari, antara lain:
a. Beribadah bersama orang tua
b. Berdoa sebelum dan setelah belajar
c. Saling menghormati antartetangga walaupun berbeda keyakinan.

6. Pengamalan nilai-nilai pancasila sila kedua (Nilai Kemanusiaan) dalam kehidupan sehari-hari, antara lain:
a. Menghormati menghargai, dan menyayangi orang tua serta saudara.
b. Memperlakukan sesama teman dengan baik tanpa membedakan suku maupun agama.
c. Melaksanakan kewajiban sesuai peraturan yang disepakati di lingkungan Masyarakat

7. Pengamalan nilai-nilai pancasila sila ketiga (Nilai Persatuan) dalam kehidupan sehari-hari, antara lain:
a. Mengunakan produk dalam negeri
b. Berteman tanpa memandang status sosial ekonomi, agama, suku, ras, dan golongan.
c. Mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi atau keluarga.

8. Pengamalan nilai-nilai pancasila sila keempat (Nilai Kerakyatan) dalam kehidupan sehari-hari, antara lain:
a. Menghargai dan melaksanakan keputusan bersama
b. Tidak memaksakan pendapat dan kehendak kepada teman.
c. Aktif mengikuti kegiatan musyawarah warga dan memberikan pendapat.

9. Pengamalan nilai-nilai pancasila sila kelima (Nilai Keadilan) dalam kehidupan sehari-hari, antara lain:
a. Menjalankan kewajiban dan mendapatkan hak sesuai peranan masing-masing anggota keluarga.
b. Saling membantu dan berbagi antar teman.
c. Membantu tetangga yang membutuhkan tanpa melihat status sosial.

10. Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa mengandung makna bahwa semua aktivitas kehidupan bangsa Indonesia sehari-hari harus sesuai dengan Pancasila. 

11. Pengertian Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa akan dibagi dalam masing-masing butir Pancasila, sebagai berikut:
a. Sila pertama ini mengartikan bahwa kita sebagai warga negara Indonesia mempercayai dan bertakwam pada Tuhan, yang disesuaikan dengan agama dan kepercayaan yang dimiliki oleh masing-masing orang.

b. Sila kedua ini kita sebagai warga negara diminta untuk memahami bahwa setiap manusia memiliki derajat yang sama, sehingga kita harus saling menyayangi satu sama lain.

c. Sila ketiga berarti kita harus menempatkan kesatuan, persatuan, dan kepentingan negara dari kepentingan masing-masing.

d. Sila keempat ini mengajak kita untuk tidak memaksakan kehendaknya pada orang lain serta mengutamakan kepentingan negara dan orang lain. 

e. Makna dari sila ini berarti mengembangkan perbuatan luhur dengan cara kekeluargaan dan gotong royong, selalu bersikap adil.

12. Pasal 28E Ayat (1) UUD 1945 berbunyi "Setiap warga negara bebas memeluk agama dan beribadah sesuai agamanya."

13. Pasal 27 Ayat (1) UUD 1945 berbunyi, "Segala warga negara bersamaan kedudukannya dalam hukum dan pemerintahan, dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya."

B. Gotong Royong dalam Kehidupanku

1. Gotong royong merupakan istilah untuk bekerja bersama mencapai suatu hasil yang didambakan.

2. Gotong royong sudah mendarah daging, bahkan menjadi kepribadian bangsa dan merupakan budaya yang telah berakar kuat dalam kehidupan masyarakat. 

3. Manfaat yang bisa kita dapatkan apabila kita menerapkan gotong royong ke dalam kehidupan bermasyarakat, antara lain:
a. Meningkatkan persaudaraan dan kebersamaan antarwarga.
b. Keamanan lingkungan sekitar rumah menjadi lebih aman.
c. Kedamaian dan ketenteraman hidup bermasyarakat akan lebih terasa.

4. Semangat gotong royong didorong oleh beberapa hal, di antaranya sebagai berikut:
a. Manusia tidak dapat hidup sendiri, melainkan hidup dengan orang lain atau lingkungan sosial.
b. Pada dasarnya manusia tergantung terhadap manusia yang lain.
c. Manusia butuh menjalin hubungan baik bersama sesamanya.

5. Nilai-nilai yang terkandung dalam kegiatan gotong royong, sebagai berikut:
a. Tolong-menolong
b. Sosialisasi
c. Kebersamaan
d. Persatuan
e. Rela berkorban

C. Gotong Royong dalam Keberagaman

1. Gotong royong memiliki arti penting dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan serta meningkatkan solidaritas dan rasa kekeluargaan dengan sesama. 

2. Kedudukan manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial artinya manusia memiliki dua sisi kodrat yang tidak dapat dipisahkan.

3. Makhluk disebut makhluk individu karena tidak dapat dipisahkan antara jiwa dan raganya, serta memiliki sifat unik yang membedakannya dari orang lain

4. Manusia disebut sebagai makhluk sosial karena tidak dapat hidup sendiri, selalu membutuhkan bantuan orang lain. 

5. Contoh perilaku manusia sebagai makhluk sosial, sebagai berikut:
a. Membantu orang lain
b. Saling tegur sapa
c. Menaati peraturan
d. Saling menghormati
e. Gotong royong

6. Keragaman karakteristik individu di lingkungan masyarakat, antara lain:
a. Kegemaran (hobi)
b. Ras dan suku
c. Agama atau kepercayaan 
d. Jenis kelamin
e. Pengetahuan dan kecerdasan

7. Cara berinteraksi dengan orang lain, antara lain:
a. Rendah hati dan mudah tersenyum
b. Hargai orang lain dan menjadi pendengar yang baik
c. Bersikap ramah
d. Tulus 
e. Bersikap menghormati

8. Contoh perilaku terpuji dalam kehidupan sehari-hari, antara lain:
a. Bertanggung jawab 
b. Tolong-menolong
c. Dermawan
d. Jujur
e. Rendah hati

📝Quiz Pendidikan Pancasila Kelas 5 SD Bab 1 Pancasila dalam Kehidupanku


⬇️ Unduh Materi Pendidikan Pancasila Kelas 5 SD Bab 1 Pancasila dalam Kehidupanku (PDF)


Aku Anak Indonesia, Aku Anak Pancasila!

Pancasila bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi juga untuk dipahami, diamalkan, dan dijadikan kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Mulailah dari hal-hal sederhana: berdoa, berkata jujur, menghormati orang lain, membantu teman, bergotong royong, bermusyawarah, serta berlaku adil.

Sebagai generasi penerus bangsa, kalian memiliki peran penting dalam menjaga persatuan dan membangun Indonesia menjadi lebih baik. Perbedaan bukan alasan untuk saling menjauh, tetapi menjadi kekuatan untuk saling melengkapi.

Post a Comment for "Materi Pendidikan Pancasila Kelas 5 SD Bab 1 Pancasila dalam Kehidupanku"